Pendakian  Gunung  buthak  Di  Malang

 

Gunung  Buthak

sumber: http://www.bliblinews.com

gunung buthak merupakan salah satu dari sekian banyak  tempat wisata paling menawan di jawa timur. yang menyimpan keindahan luar biasa. pendakian baru dibuka pada akhir tahun ini, gunung buthak berlokasi pada perbatasan malang – blitar dengan ketinggian sekitar 2.868 Mdpl  merupakan gunung berapi yang sudah aktif lagi. Gunung buthak dapat didaki dari 4 wilayah diantara: via gunung kawi, via gunung panderman, via princi dau, dan via sirah kencong blitar.

Jalur via princi dau merupakan jalur yang kurang diminati oleh sebagian pendaki, karena trek pada jalur ini yang sulit ditaklukan dan kurangnya penunjuk jalan  yang menyebabkan minimnya pendaki melewati jalur ini. Namun untuk mengakalinya tiadanya penunjuk jalan kamu bisa melihat puncak gunung buthak yang berada di atas. Jalur pendakian via princi berada di desa gading kulon, princi, kecamatan dau, malang. Pos ataupun basecamp untuk pendakian juga belum terdapat disana, untuk kendaraan kamu bisa menitipkan kendaraanmu kepada warga sekitar, untuk mempersiapkan pendakian.

Untuk rute perjalanan kamu bisa mulai dari desa gading kulon, princi, dau ,malang. Untuk rutenya kamu harus menuju arah coban parangtejo yang berada di lereng gunung buthak, Setelah sampai disana kamu bisa bertanya kepada warga untuk mendaki gunung buthak. Kamu disana akan menemui sebuah warung rujak bernama biru yang berada di kiri jalan. Kamu juga bisa menitipakan motor kamu disitu. Lalu perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki hingga menemui perempatan jalan setapak, trek pendakian awal disana anda akan disambut dengan jalan setapak dan melintasi perkebunan warga dari arah perempatan kamu menuju arah lurus yang menuju arah gunung buthak. Setelah jalan sekitar ratusan meter kamu akan menemui perkebunan jeruk dan tomat milik warga. Setelah lewat perkebunan warga, kamu akan memasuki sebuah hutan, di samping kiri hutan kamu akan menemui sumber mata air yang bisa kamu manfaatkan untuk pendakian jika terjadi kelelahan maupun hal lainnya. Dengan mengikuti aliran air kamu akan menemui pos 1, dengan estimasi perjalanan sekitar 1-2 jam. Pos 1 berada di dekat irigasi dan jembatan yang terbuat dari bambu, tulisan pos 1 menempel di sebuah pohon.

Untuk menuju pos 2 kamu hanya mengikuti jalan yang ada. Jalan dilanjutkan dengan meloncati sungai dari sini jalur mulai terjal, keluar dari hutan kamu akan menemui jalan terbuka yang berdebu di area ini anda akan merasakan panas pada musim kemarau. Waktu tempuh dari pos 1, menuju pos 2 , mencapai 3 jam’an. Tidak ada ciri – ciri pasti penunjuk pos 2, karena jalur pendakian gunung buthak minim sekali arah penunjuk dari awal perjalanan. Tulisan pos 2 hanya berbentuk plang kecil, letaknya pun tidak strategis.

Perjalanan menuju pos 3 juga amat susah di jalur ini kamu harus membuka jalan karena banyaknya pepohonan yang menutupi jalan kamu, dengan jalur yang menanjak. Setelah sekitar 30 menit perjalanan kamu akan menemukan pos 3 yang berada di antara bukit dan turunan.

sumber:http: //ruangpendaki.blogspot.co.id

Dari pos 3 kamu akan menemukan puncak gunung buthak, dalam perjalanan pendakian pos 3 merupakan pos terakhir. Dari pos 3 dianjutkan dengan menanjak di antara bukit hingga menemui pertemuan jalur antara panderman dan princi, untuk menuju puncak buthak kamu mengambil jalur kiri. Perjalanan dilanjutkan dengan melintasi bukit yang cukup landai, selanjutnya kamu akan menemui sebuah sahbana yang biasanya dibuat membuka tenda bagi para pendaki sebelum mencapai puncak. Waktu perjalanan mendaki sekitar 7-8 jam.

Waktu dari sahbana ke puncak sekitar 1 jam’an, dengan memasuki area pepohonan yang menanjak kamu akan menemui sebuah dataran yang cukup luas dengan pemandangan yang menawan diantaranya puncak mahameru, gunung arjuno – welirang, gunung kelud, dan nampak dari kejauhan puncak dari gunung lawu .

Updated: August 26, 2017 — 5:05 am
WRSA Blog © 2016 Frontier Theme