Pantai Nguyahan, Pantai Tersembunyi di Gunung Kidul

 

Masih di deretan Pantai Ngibaran terdapat sebuah pantai yang sangat indah dan mempesona. Pantai yang memiliki pasir putih yang halus dan juga karang-karang yang tertutupi oleh alga atau rumput laut yang tampak berjejer di sekitar bibir pantai. Terletak sekitar 100 meter dari pantai Ngobaran, wisatawan hanya perlu berjalan melewati sebuah jalan setapak yang belum diaspal dan masih berupa bebatuan. Dengan mendaki sebuah jalan yang sedikt mananjak maka terpampanglah sebuah pemandangan indah sebuah pantai yang jarang dijamah dan dikunjungi oleh para wisatawan.Pantai tersebut adalah Pantai Nguyahan. Nikmati suasana pantai nguyahan ini dengan menggunakan jasa tur kami dengan memilih paket wisata Jogja yang anda inginkan.

Sebuah pantai yang sepi nan intim terlihat begitu menggoda. Dengan hamparan pasir putihnya yang datar dan deretan beberapa rumah penduduk yang ada beberapa puluh meter dari pantai membuat suasana di kawasan ini sangat nyaman dan privasinya lebih terjaga karena tidak banyak orang yang berada di pantai ini. Dibandingkan dengan pantai-pantai lainnya, Pantai Nguyahan memang tidak sepopuler dan seterkenal pantai lainnya seperti Pantai Baron, Kukup, Krakal, arau Pantai Indrayanti. Namun inilah yang membuat pantai ini menjadi memiliki nilai lebih khususnya bagi mereka para wisatawan yang ingin menikmati keindahan pantai dengan tenang dan khitmat jauh dari hingar-bingar witawan lainnya.

Jika di di Pantai Ngobaran wisatawan tidak bisa bermain air atau pasir maka di kawasan pantai ini wisatawan bisa bermain dengan puas di hamparan pasir putihnya. Mereka bisa juga bermain air atau berenang di pinggir pantai di tempat yang dirasa cukup aman. Jika tidak ingin basah-basahan mereka bisa berjalan santai di bibir pantai sembari menikmati bukit yang mengelilingi pantai atau memandang deburan ombak samudera. Jika telah puas bermain di kawasan pantai, Wisatwan bisa bersantai di gubuk-gubuk sederhana yang didirikan oleh warga sekitar untuk beristirahat. Jika lapar mereka bisa juga memesan makanan atau minuman yang disajikan atau ditawarkan oleh penduduk setempat yang menyulap rumah mereka menjadi warung. Walau makanan yang disajikan hanya seadanya seperti mie rebus atau mie goreng, kalapa muda serta cemilan khas pantai namun rasanya akan terasa nikmat sekali.

Updated: May 10, 2017 — 11:36 am
WRSA Blog © 2016 Frontier Theme